Pantai Batu Hiu – Potensi wisata alam di Pangandaran terlihat semakin terekspos seiring semakin populernya pantai-pantai indah di kawasan tersebut. Pantai Batu Hiu salah satunya. Pantai ini terletak di Desa Ciliang, Kecamatan Parigi dimana jika diakses dari Pangandaran hanya sekitar 14 kilometer dengan waktu tempuh tak lebih dari 30 menit.
Tak jauh beda dengan pantai-pantai lain di kawasan Pangandaran, Pantai Batu Hiu menyimpan panorama alam yang mempesona. Jika kita beranjak ke atas bukit kecil dimana terdapat banyak pohon Pandan Wong, terlihat jelas birunya Samudera Hindia membentang di depan mata ditengah gemuruh ombak yang bergulung tiada henti.
Selain populer karena lautnya yang indah, Pantai Batu Hiu Pangandaran juga terkenal karena sebuah karang di pantai yang bentuknya mirip sirip ikan hiu berjarak sekitar 200 meter dari bibir pantai. Musim liburan atau weekend merupakan waktu dimana pantai ini dipenuhi banyak pengunjung.
Pantai Sarat Mitos dan Sejarah
Pantai ini terlindung oleh sebuah bukit dengan pepohonan rindang sehingga menciptakan suasana teduh sepanjang pantai. Jika kita beranjak dari bukit ke arah utara, kita akan menjumpai sejumlah petilasan. Salah satunya makam keramat yang menurut cerita adalah sebuah petilasan tokoh-tokoh yang berkaitan dengan sejarah Pantai Batu Hiu.
Konon Pantai Batu Hiu memang dikenal sebagai tempat wisata yang akrab dengan mitos-mitos maupun cerita rakyat. Cerita yang cukup menarik untuk ditelusuri karena hingga sekarang cerita tersebut masih melekat kuat dan dipercaya oleh masyarakat setempat.
Sekitar abad ke-11 ada pasukan dari Kerajaan Mataram yang dibuang di pantai ini. Dua orang pemimpinnya yaitu Aki Gede dan Nini Gede merupakan tokoh yang disegani sebelum akhirnya menjadi legenda.
Pasukan ini tiba di pantai lewat laut. Sesampainya di daratan mereka memutuskan untu tinggal sementara di dekat bukit tak jauh dari pantai. Aki dan Nini Gede kemudian memberi perintah pada pasukannya untuk mencari makanan. Lantas mereka menangkap seekor ikan hiu.
Begitu tahu yang ditangkap adalah ikan hiu, Aki dan Nini Gede memerintahkan kepada orang kepercayaannya yang bernama Ki Braja Lintang untuk mengembalikan tangkapannya ke lautan. Anehnya kitan hiu tersebut tiba-tiba berubah menjadi batu besar berwarna hitam. Karena legenda itulah pantai ini kemudian dikenal dengan nama Pantai Batu Hiu.
Sunset di Bukit Pandan Wong
Laut Pantai Batu Hiu memang nampak indah dilihat dari atas bukit yang dihiasi teduhnya pohon-pohon Pandan Wong. Dari dataran tinggi terlihat gulungan ombak susul menyusul ke tepi pantai. Memasuki senja merupakan moment paling ditunggu sebab pengunjung dapat menyaksikan indahnya sunset di ufuk barat.
Pintu masuk ke lokasi wisata Batu Hiu ini cukup unik, dimana terlihat gerbangnya yang berbentuk gua mirip sekali dengan kepala ikan hiu. Begitu masuk dalam gua kita seolah seperti di dalam rahang seekor hiu raksasa, lengkap dengan gigi-giginya yang runcing. Di tempat ini memang ada beberapa gua alami yang indah. Muncul cerita dari penduduk sekitar bahwa salah satu gua terhubung dengan gua yang terdapat di Pantai Utara Cirebon.
Dilihat adri intensitas ombaknya Pantai Batu Hiu ini tidak cocok untuk berenang karena ombaknya cukup besar. Namun jika untuk bersantai bersama teman atau keluarga sepertinya cukup mendukung karena kondisinya cukup teduh oleh perbukitan.
Bermain di Penangkaran Penyu Hijau
Berjarak sekitar 15 kilometer arah barat Pantai Batu Hiu terdapat sebuah penangkaran Penyu Hijau. Penangkaran hewan langka ini dikelola oleh Kelompok Pelestari Biota Laut (KPBL) Batu Hiu. Tidak ada salahnya kita berkunjung ke tempat ini sebab penangkaran Penyu Hijau merupakan lokasi wisata edukasi terkenal di Pangandaran. Selain bersenang-senang, pengunjung dapat menambah wawasan tentang habitat penyu dan juga cara perkembangbiakannya.
Di lokasi Penangkaran Penyu Batu Hiu pengunjung bebas memberi makan pentu-penyu yang berkeliaran. Bahkan di bulan-bulan tertentu kita dapat melihat para penyu melepas Tukik (anak penyu) ke lautan.
Tiket Masuk Pantai Batu Hiu
Berikut ini harga tiket masuk Pantai Batu Hiu (jika belum ada perubahan):
| Pejalan kaki | 7.500 |
| Motor | 7.500 |
| Mobil | 36.000 |
| Bus Kecil, ELF | 86.000 |
| Bus Medium | 106.000 |
| Bus Besar | 170.000 |
Note: – Harga tiket sewaktu-waktu dapat berubah, kami disini berusaha untuk selalu update

