<?php
/**
 * Konfigurasi dasar WordPress.
 *
 * Berkas ini berisi konfigurasi-konfigurasi berikut: Pengaturan MySQL, Awalan Tabel,
 * Kunci Rahasia, Bahasa WordPress, dan ABSPATH. Anda dapat menemukan informasi lebih
 * lanjut dengan mengunjungi Halaman Codex {@link http://codex.wordpress.org/Editing_wp-config.php
 * Menyunting wp-config.php}. Anda dapat memperoleh pengaturan MySQL dari web host Anda.
 *
 * Berkas ini digunakan oleh skrip penciptaan wp-config.php selama proses instalasi.
 * Anda tidak perlu menggunakan situs web, Anda dapat langsung menyalin berkas ini ke
 * "wp-config.php" dan mengisi nilai-nilainya.
 *
 * @package WordPress
 */

// ** Pengaturan MySQL - Anda dapat memperoleh informasi ini dari web host Anda ** //
/** Nama basis data untuk WordPress */
define( 'DB_NAME', 'kecamata_home' );

/** Nama pengguna basis data MySQL */
define( 'DB_USER', 'kecamata_home' );

/** Kata sandi basis data MySQL */
define( 'DB_PASSWORD', 'semangat!' );

/** Nama host MySQL */
define( 'DB_HOST', 'localhost' );

/** Set Karakter Basis Data yang digunakan untuk menciptakan tabel basis data. */
define( 'DB_CHARSET', 'utf8mb4' );

/** Jenis Collate Basis Data. Jangan ubah ini jika ragu. */
define('DB_COLLATE', '');

/**#@+
 * Kunci Otentifikasi Unik dan Garam.
 *
 * Ubah baris berikut menjadi frase unik!
 * Anda dapat menciptakan frase-frase ini menggunakan {@link https://api.wordpress.org/secret-key/1.1/salt/ Layanan kunci-rahasia WordPress.org}
 * Anda dapat mengubah baris-baris berikut kapanpun untuk mencabut validasi seluruh cookies. Hal ini akan memaksa seluruh pengguna untuk masuk log ulang.
 *
 * @since 2.6.0
 */
define( 'AUTH_KEY',         '2x!x+,rfJuH<u{=%KIEU<L1kc2x^i2YBT3RXCRf!W:xj2|0h^LWeXx+aB{La0]al' );
define( 'SECURE_AUTH_KEY',  '8kz|S>!=^vTfiNkvO9fd~;PhhebP: p|J95^tDFZYN<-;PB{we~6vN:YSHLCu}`1' );
define( 'LOGGED_IN_KEY',    'z+~3a/]*CY-b~g[+bFh+fsBrW.2}nO4S)`.y../Rp5AN.hIxhL6}(~pklA!`mc=<' );
define( 'NONCE_KEY',        'TOEj=]dtrwh_+AG^i.f,ExFru:%7?;WB?B-6dO=nEc5>k|9 qq%gJDC$ ;kM|clP' );
define( 'AUTH_SALT',        'Z{Te`UaUg;IPB&He!5l]_3KGKM!KTen IpRRKC7PhlNU%vWse;=LL SfXB!J}lug' );
define( 'SECURE_AUTH_SALT', 'Wv,`I5P5(G0cfvN;VD@HY](vhKw`-{zDKX:`nX|?zJ-Ek%$/50<?ObOoL%_YSWu.' );
define( 'LOGGED_IN_SALT',   ',~V)dlGZGH;pzp*{-7tkezk-Ems;ET@E5#>{PM3X8Jsq/n_&c5 I_!dgh6.*LtHr' );
define( 'NONCE_SALT',       '8742qH3Z?eb<;TW}Cjr7hhp8(m$*UH?#lhg0^S(-2N1J%JJ+AHu(Cezf<272dg(]' );

/**#@-*/

/**
 * Awalan Tabel Basis Data WordPress.
 *
 * Anda dapat memiliki beberapa instalasi di dalam satu basis data jika Anda memberikan awalan unik
 * kepada masing-masing tabel. Harap hanya masukkan angka, huruf, dan garis bawah!
 */
$table_prefix = 'bwi_';

/**
 * Untuk pengembang: Moda pengawakutuan WordPress.
 *
 * Ubah ini menjadi "true" untuk mengaktifkan tampilan peringatan selama pengembangan.
 * Sangat disarankan agar pengembang plugin dan tema menggunakan WP_DEBUG
 * di lingkungan pengembangan mereka.
 */
define('WP_DEBUG', false);

/* Cukup, berhenti menyunting! Selamat ngeblog. */

/** Lokasi absolut direktori WordPress. */
if ( !defined('ABSPATH') )
	define('ABSPATH', dirname(__FILE__) . '/');

/** Menentukan variabel-variabel WordPress berkas-berkas yang disertakan. */
require_once(ABSPATH . 'wp-settings.php');
