Return-path: <notification+kr4mr5ebrykn@facebookmail.com>
Envelope-to: fb@vin-fm.com
Delivery-date: Sat, 19 Jan 2013 11:11:43 +0700
Received: from outmail008.snc7.facebook.com ([69.171.232.142]:58456 helo=mx-out.facebook.com)
	by server01-iix.secureserver.web.id with esmtp (Exim 4.80)
	(envelope-from <notification+kr4mr5ebrykn@facebookmail.com>)
	id 1TwPmQ-0000gm-U2
	for fb@vin-fm.com; Sat, 19 Jan 2013 11:11:43 +0700
DKIM-Signature: v=1; a=rsa-sha256; d=facebookmail.com; s=s1024-2011-q2; c=relaxed/simple;
	q=dns/txt; i=@facebookmail.com; t=1358568555;
	h=From:Subject:Date:To:MIME-Version:Content-Type;
	bh=YVzU+au7Mva2oRnPILrIcL5STVciXPLeTfpQo7ch5gM=;
	b=HwBKdYTbsWUXtg5Se6xhVLwbLtDRciPG/kqLV/YIvyRodrPLJPTiKY5ttpei/VJL
	dq4vRkmQtA2R5YnQW0TARnuny1OXKnnnt76JsQohSDbia2SQE6W5cH2P3Iw1VXDi
	nI9bwEk8ed30+PZHS0Cw0rSx2+65t5R9T7sbhsWzX1c=;
Received: from [10.66.132.22] ([10.66.132.22:45138])
	by smout066.snc7.facebook.com (envelope-from <notification+kr4mr5ebrykn@facebookmail.com>)
	(ecelerity 2.2.2.45 r(34222M)) with ECSTREAM
	id C7/79-06173-B6C1AF05; Fri, 18 Jan 2013 20:09:15 -0800
X-Facebook: from zuckmail ([MTI3LjAuMC4x]) 
	by async.facebook.com with HTTP (ZuckMail);
Date: Fri, 18 Jan 2013 20:09:14 -0800
To: "FORUM DISKUSI RADIO (FDR) INDONESIA" <165732450113598@groups.facebook.com>
From: "Mun Rif" <notification+kr4mr5ebrykn@facebookmail.com>
Reply-to: Balas Komentar <g+41rtff1l000zg4o9wx6m0052ymoduq9i000zg3ddjhis29946@groups.facebook.com>
Subject: [FORUM DISKUSI RADIO (FDR) INDONESIA] Pesan Antar Generasi Radio
Message-ID: <e85e4643d323ca901118a109eb1c9701@async.facebook.com>
X-Priority: 3
X-Mailer: ZuckMail [version 1.00]
Errors-To: notification+kr4mr5ebrykn@facebookmail.com
X-Facebook-Notify: group_activity; mailid=7641998G5af3ba40b8feG2f0fc04G96
List-Id: <165732450113598.groups.facebook.com>
In-Reply-To: <516155748404598-165732450113598@groups.facebook.com>
References: <516155748404598-165732450113598@groups.facebook.com>
X-FACEBOOK-PRIORITY: 0
X-Auto-Response-Suppress: All
MIME-Version: 1.0
Content-Type: multipart/alternative;
	boundary="b1_e85e4643d323ca901118a109eb1c9701"


--b1_e85e4643d323ca901118a109eb1c9701
Content-Type: text/plain; charset="UTF-8"
Content-Transfer-Encoding: quoted-printable

Mun Rif mengirimkan sesuatu di FORUM DISKUSI RADIO (FDR) INDONESIA

Pesan Antar Generasi Radio=20
Syahdan kata para ahli, bahwa =E2=80=9CParadigma=E2=80=9D media massa era =
sekarang telah berubah signifikan di bandingkan dengan era tahun tujuh =
puluhan. Di era sekarang media massa telah berkembang menjadi industri =
hiburan, informasi dan pendididkan sekaligus sebagai mitra bisnis para =
pemodal besar. Bahkan, telah menjadi semacam kekuatan sosial baru =
pembentuk opini  public dan entitas yang berperan dalam politik, perubahan =
hukum, percepatan perputaran bisnis dan ekonomi, yang secara aktif =
mendesain peradaban baru tatanan masyarakat. Media massa semakin berwujud =
menjadi salah satu komponen yang menentukan arah seperti apa tatanan dunia =
masa mendatang.=20
Dan Radio, sebagai salah satu media massa bisa di katakan masih sedang =
berkutat di proses perpindahan generasi. Dimana pemilik radio generasi =
bapak tengah berupaya mewariskan kepada generasi anaknya. Semua sudah pada =
tahu, bahwa karakteristik radio ini sangat berbeda dengan media massa =
lainnya. Hal yang harus di kritisi itu, kenapa latar belakang kelahiran =
radio-radio swasta di Indonesia ini demikian kuat pengaruhnya. Radio =
swasta pada umumnya di dirikan sekitar akhir tahun =E2=80=9865, berawal =
dari Hobi dan berkembang sampai sekarang ini masuk ke wilayah industri =
berskala kecil dan menengah dengan modal dan capital yang tergolong =
sedang-sedang saja, yang seharusnya telah mulai berakumulasi menjadi sosok =
pebisnis yang cukup besar dan tidak bertahan hidup dengan hanya =
mengandalkan pendapatan dari iklan , promo event gabungan antara kegiatan =
on air dan off air-nya semata. Jumlah stasiun radio di tanah air saat ini =
masih jauh lebih banyak di bandingkan dengan stasiun televisi maupun media =
cetak seperti koran, majalah dan tabloid.  Jumlah stasiun radio, =
berdasarkan informasi terakhir mencapai 2000-an lebih di seluruh tanah =
air, baik yang telah berizin maupun yang tidak, mdengan modal kecil yang =
tebarannya relative merata secara geografis, dengan latar belakang sejarah =
dan format bisnis yang visi, misi serta pola berpikirnya mirip-mirip .=20
Penulis mencoba mengkerucutkan antara =E2=80=9Cfenomena proses =
pewarisan=E2=80=9D dan =E2=80=9Ccara mengelola bisnisnya=E2=80=9D. Dari =
sisi generasi si ayah masih selalu muncul ungkapan =E2=80=9CApakah anak =
saya mampu meneruskan pengelolaan bisnis radio ini =E2=80=9D, demikian =
kira-kira pertanyaannya. Langkah umum yang akan di lakukan sang ayah =
tentunya, secara bertahap di mulai dengan mengajari si anak dengan pola =
dan cara sang ayah waktu awal mengelola, baik itu penerapan visi, misi, =
kultur, kebiasaan sampai dengan stylenya. Setelah itu, seharusnya yang di =
lakukan adalah bagaimana melakukan antisipasi perubahan-perubahan =
paradigma pengelolaan radio menyesuaikannya dengan perubahan paradigma =
yang terjadi di masyarakat, kalau itu tidak di lakukan bukan mustahil akan =
terjadi kemunduran. Aspek yang cukup rawan itu sebenarnya berada di sisis =
si ayah sendiri, karena si Ayah di kenyataannya masih terus ngotot untuk =
mewariskan paradigma radio tahun =E2=80=9860-=E2=80=9890 an kepada =
anaknya, padahal si anak tengah berjalan di era paradigma ke kinian. =
Ketika si anak kemudian mulai mencoba melakukan berbagai improvisasi =
penyesuaian-penyesuaian dengan tuntutan ke kinian, maka si ayah melihatnya =
sebagai sesuatu yang mengkhawatirkan dan di kira mau merubah, bahkan lebih =
ekstrim lagi di anggap mau mengacaukan bisnis radio yang sudah di =
rintisnya itu. Katakanlah opini itu baru sebatas asumsi, namun kan tidak =
ada salahnya untuk di cermati dan di antisipasi.=20
Di sisi lain yaitu si anak sebagai generasi pewaris, bisa jadi pada posisi =
masih belum banyak belajar tentang adanya perubahan-perubahan di =
masyarakat tadi. Kalau si anak hanya belajar dari si ayah dan atau belajar =
hanya di bangku kuliah, maka semua ilmu dan pengalaman yang di perolehnya =
itu penulis menganggap masih jauh dari cukup, perlu adanya tambah-tambahan =
meningkatkan sekian banyak kemampuan soft skill si anak tadi. Soft skill =
yang di maksud adalah, pengalaman bergaul, berorganisasi, terjun ke =
masyarakat dan mengamati berbagai fenomena perubahan-perubahan yang tengah =
berlangsung di dunia radio dan masyarakat. Bahkan yang tak kalah =
pentingnya sampai bisa mengetahui bagaimana mengembangkan bisnis radio =
hingga lebih hebat dari yang sudah di lakukan sang ayah. Sang anak  bukan =
hanya perlu meningkatkan berbagai kemampuan dalam hal bisnis radio ini, =
juga pengetahuan tentang seni kepemimpinan dan manajerialnya sampai dengan =
penguasaan teknologinya. Dan yang paling penting lagi adalah, sang anak =
harus mampu memajukan bisnis dalam arti bukan hanya bertahan di tingkat =
small bisnis atau home industry terus, tapi mulai membuka diri untuk =
menerima masuknya capital yang lebih besar dari para investor termasuk =
pihak perbankan. Sang anak harus pahaham bagaimana peran media sebenarnya, =
dan bukan hanya tahu sebatas sebagai pemilik bisnis radio ansih, tapi akan =
di tuntut menjadi =E2=80=9Centitas=E2=80=9D yang bisa mewarnai peradaban =
karena peranannya sebagai bagian dari struktur perubahan budaya dan =
pemikiran masyarakat di lingkungannya tersebut.=20

Bisnis media televisi dan media cetak sampai sejauh ini, antara pemilik, =
pengelola dengan investor sudah cukup kondusif malah bisa di bilang =
harmonis, dalam artian bisa masuknya pemodal besar atau go public menjadi =
pemilik. Ingat prinsip ekonomi =E2=80=9CModal sekecil-kecilnya keuntungan =
sebesar-besarnya=E2=80=9D sekarang itu sudah termasuk rumusan kuno alias =
ketinggalan zaman, karena prinsip bisnis yang berlaku sekarang dan besok =
itu adalah =E2=80=9Cmodal besar hasil jauh lebih besar=E2=80=9D.  Modal =
besar itu berasal dari investor dan investor mau menanamkan investasinya =
hanya kepada para pebisnis yang memang punya =E2=80=9Ckapasitas serta =
mampu memutar investasi=E2=80=9D tersebut dengan baik dan menguntungkan. =
Ingat =E2=80=A6 investor itu bukan sosok penyumbang, tapi sosok yang butuh =
menyalurkan uang miliknya, dan itu akan di lakukan hanya kepada =
orang-orang yang cakap dan terampil dalam berbisnis, dalam arti skala =
bisnis yang sesungguhnya. Dimana bisnis yang sesungguhnya itu adalah =
bisnis yang berdasarkan kepada visi, misi, dan paradigma yang jelas dan =
kuat. (Mun Rif dan Vanicek der Kramatov. Bandung, 26 April 2012.)

Balas email ini untuk mengomentari kiriman ini.


http://www.facebook.com/n/?groups%2F165732450113598%2Fpermalink%2F51615574=
8404598%2F&mid=3D7641998G5af3ba40b8feG2f0fc04G96&bcode=3D1.1358568554.AbmR=
RBi4DIljFVOf&n_m=3Dfb%40vin-fm.com

=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=
=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D=3D
Balas email ini untuk menambahkan komentar. Ubah pengaturan pemberitahuan:
http://www.facebook.com/n/?settings&tab=3Dnotifications&section=3Dgroup_no=
tification&mid=3D7641998G5af3ba40b8feG2f0fc04G96&bcode=3D1.1358568554.AbmR=
RBi4DIljFVOf&n_m=3Dfb%40vin-fm.com


--b1_e85e4643d323ca901118a109eb1c9701
Content-Type: text/html; charset="UTF-8"
Content-Transfer-Encoding: quoted-printable

<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional //EN">
<html><head><meta http-equiv=3D"Content-Type" content=3D"text/html; =
charset=3Dutf-8"><style type=3D"text/css">a.thumb:link, a.thumb:visited =
{border:1px #CCCCCC solid !important;}a.thumb:active, a.thumb:hover =
{border:1px #3B5998 solid =
!important;}</style><title>Facebook</title></head><body =
style=3D"margin:0;padding:0;" dir=3D"ltr"><table width=3D"98%" =
border=3D"0" cellspacing=3D"0" cellpadding=3D"8"><tr><td =
bgcolor=3D"#FFFFFF" width=3D"100%" style=3D"font-family:'lucida =
grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif;"><table cellpadding=3D"0" =
cellspacing=3D"0" border=3D"0" width=3D"500"><tr><td colspan=3D"2" =
style=3D"padding:10px 0 0 =
10px;color:#000000;font-size:13px;font-family:'lucida =
grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif;" valign=3D"top"><table =
width=3D"100%" style=3D"color:#000000;font-size:13px;"><tr><td =
width=3D"100%" valign=3D"top" align=3D"left" style=3D"font-family:'lucida =
grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif;color:#000000;font-size:13px;"><di=
v style=3D"width:100%;color:#666666;padding:0 0 7px =
0;border-bottom:#E9E9E9 1px solid;"><a href=3D"http://www.facebook.com/n/?=
groups%2F165732450113598%2Fpermalink%2F516155748404598%2F&amp;mid=3D764199=
8G5af3ba40b8feG2f0fc04G96&amp;bcode=3D1.1358568554.AbmRRBi4DIljFVOf&amp;n_=
m=3Dfb%40vin-fm.com" =
style=3D"color:#3b5998;text-decoration:underline;">Mun Rif mengirimkan =
sesuatu di FORUM DISKUSI RADIO (FDR) INDONESIA</a></div><div =
style=3D"margin-bottom:15px;"><table cellpadding=3D"0" cellspacing=3D"0" =
style=3D"width:100%;padding-top:7px;"><tr><td valign=3D"top" =
style=3D"padding:3px 5px 5px 0px;width:57px;"><a href=3D"http://www.facebo=
ok.com/n/?profile.php&amp;id=3D100000012537972&amp;mid=3D7641998G5af3ba40b=
8feG2f0fc04G96&amp;bcode=3D1.1358568554.AbmRRBi4DIljFVOf&amp;n_m=3Dfb%40vi=
n-fm.com" style=3D"color:#3b5998;text-decoration:none;"><img =
src=3D"https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc6/195314_100000=
012537972_585188615_q.jpg" alt=3D"Pesan Antar Generasi Radio Syahdan kata =
para..." style=3D"border: 0; height:50px; width:50px; " /></a></td><td =
valign=3D"top" align=3D"left" style=3D"padding:5px 5px 5px =
0;font-family:&#039;lucida =
grande&#039;,tahoma,verdana,arial,sans-serif;"><table cellpadding=3D"0" =
cellspacing=3D"0" style=3D"width:100%;padding-bottom:5px;"><tr><td =
style=3D"font-family:&#039;lucida grande&#039;,tahoma,verdana,arial,sans-s=
erif;color:#000000;font-size:13px;"><a =
style=3D"color:#3b5998;text-decoration:none;font-weight:bold;" =
href=3D"http://www.facebook.com/n/?profile.php&amp;id=3D100000012537972&am=
p;mid=3D7641998G5af3ba40b8feG2f0fc04G96&amp;bcode=3D1.1358568554.AbmRRBi4D=
IljFVOf&amp;n_m=3Dfb%40vin-fm.com">Mun Rif</a></td><td =
style=3D"text-align:right;color:#999999;padding-right:5px;font-family:&#03=
9;lucida grande&#039;,tahoma,verdana,arial,sans-serif;font-size:11px;"> 19 =
Januari 11:08 </td></tr></table><div style=3D"width:458px;word-wrap:break-=
word;padding-bottom:7px;color:#000000;font-size:13px;">Pesan Antar =
Generasi Radio <br /> Syahdan kata para ahli, bahwa =
=E2=80=9CParadigma=E2=80=9D media massa era sekarang telah berubah =
signifikan di bandingkan dengan era tahun tujuh puluhan. Di era sekarang =
media massa telah berkembang menjadi industri hiburan, informasi dan =
pendididkan sekaligus sebagai mitra bisnis para pemodal besar. Bahkan, =
telah menjadi semacam kekuatan sosial baru pembentuk opini  public dan =
entitas yang berperan dalam politik, perubahan hukum, percepatan =
perputaran bisnis dan ekonomi, yang secara aktif mendesain peradaban baru =
tatanan masyarakat. Media massa semakin berwujud menjadi salah satu =
komponen yang menentukan arah seperti apa tatanan dunia masa mendatang. =
<br /> Dan Radio, sebagai salah satu media massa bisa di katakan masih =
sedang berkutat di proses perpindahan generasi. Dimana pemilik radio =
generasi bapak tengah berupaya mewariskan kepada generasi anaknya. Semua =
sudah pada tahu, bahwa karakteristik radio ini sangat berbeda dengan media =
massa lainnya. Hal yang harus di kritisi itu, kenapa latar belakang =
kelahiran radio-radio swasta di Indonesia ini demikian kuat pengaruhnya. =
Radio swasta pada umumnya di dirikan sekitar akhir tahun =E2=80=9865, =
berawal dari Hobi dan berkembang sampai sekarang ini masuk ke wilayah =
industri berskala kecil dan menengah dengan modal dan capital yang =
tergolong sedang-sedang saja, yang seharusnya telah mulai berakumulasi =
menjadi sosok pebisnis yang cukup besar dan tidak bertahan hidup dengan =
hanya mengandalkan pendapatan dari iklan , promo event gabungan antara =
kegiatan on air dan off air-nya semata. Jumlah stasiun radio di tanah air =
saat ini masih jauh lebih banyak di bandingkan dengan stasiun televisi =
maupun media cetak seperti koran, majalah dan tabloid.  Jumlah stasiun =
radio, berdasarkan informasi terakhir mencapai 2000-an lebih di seluruh =
tanah air, baik yang telah berizin maupun yang tidak, mdengan modal kecil =
yang tebarannya relative merata secara geografis, dengan latar belakang =
sejarah dan format bisnis yang visi, misi serta pola berpikirnya =
mirip-mirip . <br /> Penulis mencoba mengkerucutkan antara =
=E2=80=9Cfenomena proses pewarisan=E2=80=9D dan =E2=80=9Ccara mengelola =
bisnisnya=E2=80=9D. Dari sisi generasi si ayah masih selalu muncul =
ungkapan =E2=80=9CApakah anak saya mampu meneruskan pengelolaan bisnis =
radio ini =E2=80=9D, demikian kira-kira pertanyaannya. Langkah umum yang =
akan di lakukan sang ayah tentunya, secara bertahap di mulai dengan =
mengajari si anak dengan pola dan cara sang ayah waktu awal mengelola, =
baik itu penerapan visi, misi, kultur, kebiasaan sampai dengan stylenya. =
Setelah itu, seharusnya yang di lakukan adalah bagaimana melakukan =
antisipasi perubahan-perubahan paradigma pengelolaan radio menyesuaikannya =
dengan perubahan paradigma yang terjadi di masyarakat, kalau itu tidak di =
lakukan bukan mustahil akan terjadi kemunduran. Aspek yang cukup rawan itu =
sebenarnya berada di sisis si ayah sendiri, karena si Ayah di kenyataannya =
masih terus ngotot untuk mewariskan paradigma radio tahun =
=E2=80=9860-=E2=80=9890 an kepada anaknya, padahal si anak tengah berjalan =
di era paradigma ke kinian. Ketika si anak kemudian mulai mencoba =
melakukan berbagai improvisasi penyesuaian-penyesuaian dengan tuntutan ke =
kinian, maka si ayah melihatnya sebagai sesuatu yang mengkhawatirkan dan =
di kira mau merubah, bahkan lebih ekstrim lagi di anggap mau mengacaukan =
bisnis radio yang sudah di rintisnya itu. Katakanlah opini itu baru =
sebatas asumsi, namun kan tidak ada salahnya untuk di cermati dan di =
antisipasi. <br /> Di sisi lain yaitu si anak sebagai generasi pewaris, =
bisa jadi pada posisi masih belum banyak belajar tentang adanya =
perubahan-perubahan di masyarakat tadi. Kalau si anak hanya belajar dari =
si ayah dan atau belajar hanya di bangku kuliah, maka semua ilmu dan =
pengalaman yang di perolehnya itu penulis menganggap masih jauh dari =
cukup, perlu adanya tambah-tambahan meningkatkan sekian banyak kemampuan =
soft skill si anak tadi. Soft skill yang di maksud adalah, pengalaman =
bergaul, berorganisasi, terjun ke masyarakat dan mengamati berbagai =
fenomena perubahan-perubahan yang tengah berlangsung di dunia radio dan =
masyarakat. Bahkan yang tak kalah pentingnya sampai bisa mengetahui =
bagaimana mengembangkan bisnis radio hingga lebih hebat dari yang sudah di =
lakukan sang ayah. Sang anak  bukan hanya perlu meningkatkan berbagai =
kemampuan dalam hal bisnis radio ini, juga pengetahuan tentang seni =
kepemimpinan dan manajerialnya sampai dengan penguasaan teknologinya. Dan =
yang paling penting lagi adalah, sang anak harus mampu memajukan bisnis =
dalam arti bukan hanya bertahan di tingkat small bisnis atau home industry =
terus, tapi mulai membuka diri untuk menerima masuknya capital yang lebih =
besar dari para investor termasuk pihak perbankan. Sang anak harus pahaham =
bagaimana peran media sebenarnya, dan bukan hanya tahu sebatas sebagai =
pemilik bisnis radio ansih, tapi akan di tuntut menjadi =
=E2=80=9Centitas=E2=80=9D yang bisa mewarnai peradaban karena peranannya =
sebagai bagian dari struktur perubahan budaya dan pemikiran masyarakat di =
lingkungannya tersebut. <br /> <br /> Bisnis media televisi dan media =
cetak sampai sejauh ini, antara pemilik, pengelola dengan investor sudah =
cukup kondusif malah bisa di bilang harmonis, dalam artian bisa masuknya =
pemodal besar atau go public menjadi pemilik. Ingat prinsip ekonomi =
=E2=80=9CModal sekecil-kecilnya keuntungan sebesar-besarnya=E2=80=9D =
sekarang itu sudah termasuk rumusan kuno alias ketinggalan zaman, karena =
prinsip bisnis yang berlaku sekarang dan besok itu adalah =E2=80=9Cmodal =
besar hasil jauh lebih besar=E2=80=9D.  Modal besar itu berasal dari =
investor dan investor mau menanamkan investasinya hanya kepada para =
pebisnis yang memang punya =E2=80=9Ckapasitas serta mampu memutar =
investasi=E2=80=9D tersebut dengan baik dan menguntungkan. Ingat =E2=80=A6 =
investor itu bukan sosok penyumbang, tapi sosok yang butuh menyalurkan =
uang miliknya, dan itu akan di lakukan hanya kepada orang-orang yang cakap =
dan terampil dalam berbisnis, dalam arti skala bisnis yang sesungguhnya. =
Dimana bisnis yang sesungguhnya itu adalah bisnis yang berdasarkan kepada =
visi, misi, dan paradigma yang jelas dan kuat. (Mun Rif dan Vanicek der =
Kramatov. Bandung, 26 April =
2012.)</div></td></tr></table></div></td></tr></table><span =
style=3D""><img src=3D"https://www.facebook.com/email_open_log_pic.php?c=
=3D1456035677&amp;mid=3D7641998G5af3ba40b8feG2f0fc04G96" =
style=3D"border:0;width:1px;height:1px;" /></span><br /></td></tr><tr><td =
colspan=3D"2" style=3D"color:#666666;padding:10px 5px 15px =
10px;border-top:#E9E9E9 1px solid;line-height: 18px;font-size: =
12px;font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif;"><a =
href=3D"http://www.facebook.com/n/?groups%2F165732450113598%2Fpermalink%2F=
516155748404598%2F&amp;mid=3D7641998G5af3ba40b8feG2f0fc04G96&amp;bcode=3D1=
.1358568554.AbmRRBi4DIljFVOf&amp;n_m=3Dfb%40vin-fm.com" style=3D"color: =
#3b5998; text-decoration: none;">Lihat Kiriman Ini di Facebook</a> =C2=B7 =
<a href=3D"http://www.facebook.com/n/?settings&amp;tab=3Dnotifications&amp=
;section=3Dgroup_notification&amp;mid=3D7641998G5af3ba40b8feG2f0fc04G96&am=
p;bcode=3D1.1358568554.AbmRRBi4DIljFVOf&amp;n_m=3Dfb%40vin-fm.com" =
style=3D"color: #3b5998; text-decoration: none;">Sunting Pengaturan =
Email</a> =C2=B7 Balas email ini untuk menambahkan komentar.<br =
/></td></tr></table></td></tr></table></body></html>



--b1_e85e4643d323ca901118a109eb1c9701--

